Sabtu, 29 Oktober 2011

BOLA BASKET

Masing ingatkah Anda pada masa kecil ketika asyik bermain? Bermacam permainan, entah punya nama atau tidak, dari petak umpet, sampai bermain kejar-kejaran, menjadi permainan yang sangat menyenangkan. Tapi, pernahkan Anda berpikir, jika permainan di masa kecil bisa membawa perubahan bagi masa depan kita?

Hal ini terjadi pada seorang pria kelahiran Ontario Kanada, James Naismith. Ia adalah seorang yatim piatu sejak kecil, sebab James dan ketiga saudaranya ditinggal mati orang tuanya saat terjadi wabah penyakit ganas di tahun 1871. Sejak saat itu, ia kemudian tinggal bersama pamannya yang memiliki perkebunan.

James kemudian tumbuh menjadi seorang yang sangat berbakat di bidang olahraga. Berkali-kali ia mendapat penghargaan di pertandingan rugby dan di arena senam, terutama setelah ia menjadi mahasiswa di McGill University Montreal Kanada. Setelah lulus, bakat olahraganya tersalurkan. Ketika itu, ia masuk menjadi salah satu pelatih olahraga di YMCA International Training School di Springfield Massachusetts.

Ketika menjadi pelatih olahraga itu, ia diminta oleh atasannya untuk membuat permainan untuk mengisi waktu luang di saat masa reses musim football dan baseball. Ini diperlukan agar para olahragawan tetap bugar di masa istirahat panjang. James kemudian memutar otak, bagaimana ia bisa membuat sebuah olahraga yang menarik, namun tetap bisa membuat performa para atlet tetap prima.

Dalam masa pencarian itu, tiba-tiba James mengingat sebuah permainan di masa kecilnya. Permainan itu bernama "Duck on a Rock", yaitu sebuah permainan lempar bola dalam keranjang. Dari inspirasi masa kecil ini, James lantas membagi 18 orang siswanya menjadi dua kelompok, masing-masing 9 orang. Ada satu orang sebagai penjaga gawang, dua pertahanan, tiga pemain tengah, dua pemain sayap, dan satu pemain di base. Masing-masing tim akan berusaha memasukkan sebanyak mungkin bola ke dalam keranjang.

Segera saja, permainan itu disukai oleh siswa James. Sayang, keranjang itu bawahnya masih tertutup layaknya keranjang biasa. Hal ini sering dikeluhkan, karena setiap kali memasukkan bola ke keranjang, harus susah memungut ke dalam keranjang. Namun, hal ini tak berlangsung lama. James segera mendapat ide memotong bagian bawah keranjang sehingga bola bisa langsung keluar dari keranjang tersebut. Inilah kemudian yang menjadi cikal bakal permainan basket.

Tahun 1893, setelah ring basket dibuat dari baja, permainan ini makin populer. Dan, hal ini diikuti dengan sejumlah peraturan dan kesepakatan baru yang membuat basket makin dikenal di mana-mana hingga akhirnya menjadi olahraga resmi di tahun 1909.


http://www.andriewongso.com/awartikel-963-Tahukah_Anda-Bola_Basket

Konsep Olahraga Basket Freestyle

Awalnya, olahraga basket diciptakan oleh James Naismith pada 1892, sebagai permainan di musim dingin. Kini, ciptaannya itu berkembang menjadi berbagai jenis permainan. Sebutlah three on three, atau kontes slam dunk. Terakhir berkembang pula free style basket ball. Permainan ini lebih mirip atraksi ketangkasan daripada adu kekuatan. Menurut manajer tim basket ball free style Izul Rahmat, ada tiga unsur dalam freestyle basket ball. Yaitu speed ball atau kecepatan memainkan bola, ekspresi diri, dan musik rythm and blues. Namun, jenis musik R&B bukanlah hal yang mutlak. Bisa saja musik pengiringnya dangdut. &quotKita pernah sepanggung dengan Inul, dan reaksi masyarakat cukup bagus," kata Izul. Inul yang dimaksud tak lain adalah penyanyi dangdut dan penari yang terkenal dengan goyang ngebor.
Izul menambahkan, freestyle basket ball mulai berkembang pada era 1980-an di Amerika Serikat. Tim freestyle basket ball yang terkenal di antaranya Harlem Globetrotters, yang pernah mengunjungi Indonesia beberapa tahun silam. Dalam permainan ini terdapat bermacam-macam gaya. Di antaranya street drible atau spider ball yang menekankan permainan memantulkan bola. Sementara gaya two ball adalah atraksi memainkan dua bola. Gaya lainnya adalah slighting ball, breakdance, hand roll, dan spin ball.
Izul mengatakan, permainan ini bisa dibilang masih baru di Tanah Air. Tak heran jika klub-klub freestyle basket ball pun masih bisa dihitung dengan jari. Apalagi, tak semua pemain basket bisa melakukan permainan ini. Kendati demikian, Izul mengaku, timnya sudah mempromosikan olahraga basket ini ke berbagai kota.
Sumber : liputan6.com

http://situsolahraga.blogspot.com/2010/07/konsep-olahraga-basket-freestyle.html

BOLA BASKET

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.
Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.
Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang pastor. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang pastor asal Kanada yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. “Basket ball” (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya dapat berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.
Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.
Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

sumber  :  http://hendrikcontrex.wordpress.com

MEMBANGUN OLAHRAGA INDONESIA

Akhir-akhir ini perkembangan olahraga Indonesia mengalami kemunduran. Bisa dilihat dari hasil Sea Games ke-25 kemarin, walaupun Indonesia berhasil meraih target peringkat ke-3 tidak bisa dipungkuri kalau sebenarnya kita sudah tertinggal jauh dari negara-negara tetangga kita seperti Vietnam, Malaysia, Singapura, atau bahkan Thailand. Dari perolehan medali saja kita tertinggal walaupun berada di peringkat ke-3, perolehan medali emas kita tertinggal jauh dari peringkat 1 dan peringkat 2. Dan yang terakhir dari bidang sepakbola penyisihan Piala Asia Indonesia dipastikan tidak lolos dari fase grup karena malam kemarin dikalahkan Oman di “rumah” kita sendiri dengan skor 1-2. Bukan itu saja, Indonesia juga dianggap tidak pantas menang karena tampil buruk dan masih dengan “ciri khas” permainan kerasnya.
Ini sungguh merupakan ironi bagi bangsa sebesar Indonesia yang memiliki wilayah yang sangat luas, dan penduduk yang lebih dari 200 juta orang serta seluruh keragaman suku yang dimilikinya.
Apa Solusi yang Mungkin?
  1. Pemerintah diharapkan untuk lebih peduli terhadap pekembangan olahraga di Indonesia, jangan dianggap olahraga hanyalah kegiatan untuk mengisi waktu luang. Coba lihat negara-negara maju dan berkembang lain, mereka menaruh olahraga juga sebagai sumber pendapatan dan untuk mendapatkan pengakuan dari negara lain sehingga mereka menempatkan olahraga sebagai salah satu hal yang dapat mengangkat nama bangsa dan itu tentunya sangatlah penting. Intinya dibutuhkan keseriusan yang lebih dari pemerintah dalam perkembangan olahraga di Indonesia.
  2. Kita tahu sendiri bahwa Indonesia memiliki penduduk lebih dari 200 juta orang. Coba bandingkan dengan negara-negara eropa atau negara asia lain, tentunya penduduk mereka jauh lebih sedikit daripada penduduk di Indonesia. Tapi mengapa di bidang olahraga mereka lebih baik?karena mereka mampu mencari bibit-bibit yang benar-benar unggul yang nantinya akan ditempa dan dilatih dengan serius untuk menjadi olahragawan yang profesional dan hebat. Nah, dengan penduduk yang lebih banyak seharusnya kita memiliki kemungkinan untuk memiliki bibit-bibit unggul yang lebih banyak dari yang mereka punya. Tidak sampai situ saja, setelah dipilih selayaknya pemerintah memberikan jaminan untuk masa depan karier dan kecukupan kehidupan. Sehingga kita akan memetik hasil buah manis di akhir, dengan bangkitnya “garuda-garuda” muda yang kelak mampu mengangkat nama bangsa Indonesia.
http://shout.indonesianyouthconference.org/article/trinugroho/1447-membangun-olahraga-indonesia/

PENCAK SILAT

Pencak Silat adalah seni beladiri yang berakar pada rumpun Melayu. Seni beladiri ini banyak ditemukan di Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia,  Singapura, dan negara-negara yang berbatasan dengan negara etnis Melayu tersebut. 
Banyak ahli sejarah menyatakan bahwa Pencak Silat pertama kali ditemukan di Riau pada jaman kerajaan Sriwijaya di abad VII walaupun dalam bentuk  yang masih kasar. Seni beladiri Melayu ini kemudian menyebar ke seluruh wilayah kerajaan Sriwijaya, semenanjung Malaka, dan Pulau Jawa.
Namun keberadaan Pencak Silat baru tercatat dalam buku sastra pada abad XI. Dikatakan bahwa Datuk Suri Diraja dari Kerajaan Pahariyangan di kaki gunung Merapi, telah mengembangkan silat Minangkabau disamping bentuk kesenian lainnya. Silat Minangkabau ini kemudian menyebar ke daerah lain seiring dengan migrasi para perantau. Seni beladiri Melayu ini mencapai puncak kejayaannya pada jaman kerajaan Majapahit di abad XVI. Kerajaan Majapahit memanfaatkan pencak silat sebagai ilmu perang untuk memperluas wilayah teritorialnya. 
Kerajaan Majapahit menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara. Hanya kerajaan Priyangan di tanah Pasundan yang tidak dapat dikuasai penuh oleh Kerajaan Majapahit. Tentara kerajaan Priyangan ini terkenal akan kehebatan pencak silatnya. Karena wilayahnya yang terisolir, dan terbatasnya pengaruh Majapahit, seni beladiri kerajaan Priyangan  hampir tidak mendapat  pengaruh dari silat Minangkabau. Pencak silat priyangan ini terkenal dengan nama Cimande.
Para ahli sejarah dan kalangan pendekar pada umumnya sepakat bahwa berbagai aliran Pencak Silat yang berkembang dewasa ini, bersumber dari dua gaya yang berasal dari Sumatra Barat dan Jawa Barat seperti diuraikan di atas.
WB01666_.gif 
(3627 bytes)
Aspek-aspek Pencak Silat
IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) mendefinisikan pencak silat sebagai suatu kesatuan dari empat unsur yaitu unsur seni, beladiri, olahraga, dan olahbatin.
Unsur seni merupakan wujud budaya dalam bentuk kaidah gerak dan irama yang tunduk pada keseimbangan, keselarasan, dan keserasian. 
Unsur beladiri memperkuat naluri manusia untuk membela diri terhadap berbagai ancaman dan bahaya, dengan teknik dan taktik yang efektif.
Unsur olahraga mengembangkan kegiatan jasmani untuk mendapatkan kebugaran, ketangkasan, maupun prestasi olahraga.
Unsur olahbatin membentuk sikap dan kepribadian luhur dengan menghayati dan mengamalkan berbagai nilai dan norma adat istiadat yang mengandung makna sopan santun sebagai etika kalangan pendekar. 

 http://bkm67.tripod.com/Silat.htm

MANFAAT OLAHRAGA BAGI OTAK

setiap hari membuat mental menjadi lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan memicu timbulnya perasaan bahagia. Bahwa olahraga membuat peredaran darah menjadi lancar, membakar lemak dan kalori, serta mengurangi risiko darah tinggi dan obesitas merupakan suatu hal yang diketahui umum.
Riset terbaru menunjukkan suatu kelebihan lain dari aktivitas ini. Olahraga sedikitnya 10 menit setiap hari membuat mental menjadi lebih sehat, pikiran jernih, stres berkurang dan memicu timbulnya perasaan bahagia.

Secara lebih jelas Daniel Landers, profesor pendidikan olahraga dari Arizona State University mengungkapkan lima manfaat olahraga terhadap otak Anda.

1. Meningkatkan kemampuan otak
Latihan fisik yang rutin dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik.

2. Membantu menunda proses penuaan
Riset membuktikan bahwa latihan sederhana seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan mental pada wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat aktivitas itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali seminggu. Latihan ini tidak harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar rumah.

3. Mengurangi stres
Olahraga dapat mengurangi kegelisahan. Bahkan lebih jauh lagi, bisa membantu Anda mengendalikan amarah. Latihan aerobik dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat mengatasi stres. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari merupakan cara terbaik mengurangi stres.

4. Menaikkan daya tahan tubuh
Jika Anda senang melakukan olahraga meski tak terlalu lama namun sering atau lama namun dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Studi yang dilakukan di Inggris memperlihatkan bahwa 83 persen orang yang memiliki ganguan mental mengandalkan olahraga untuk meningkatkan mood dan mengurangi kegelisahan.

Landers mengatakan untuk orang yang menderita depresi ringan dan sedang, olahraga sedikitnya 16 minggu bisa menimbulkan efek yang sama dengan menelan obat antidepresi seperti Zoloft dan Prozac.

Sementara para peneliti di Duke University menemukan bahwa 60 persen orang depresi yang melakukan olahraga selama empat bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu dan setiap latihan selama 30 menit bisa mengatasi gejala ini tanpa obat. Meski tergolong langkah yang mujarab namun bukan berarti pengobatan bisa langsung dihentikan, apalagi bagi yang mengalami depresi berat.

5. Memperbaiki kepercayaan diri
Umumnya semakin mahir seseorang dalam suatu jenis aktivitas, maka kepercayaan diri pun akan meningkat. Bahkan suatu riset membuktikan bahwa remaja yang aktif berolahraga merasa lebih percaya diri dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak melakukan kegiatan serupa.

OLAHRAGA RENANG

Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final.

Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.

Sejarah Olahraga Renang

Perlombaan berenang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang berenang dengan memakai gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya trudgen di lomba-romba renang setelah meniru renang gaya bebas suku Indian. Akibat ketidaksukaan orang Inggris terhadap gerakan renang yang memercikkan air ke sana ke mari, Trudgen mengganti gerakan kaki gaya bebas yang melecut ke atas dan ke bawah menjadi gerakan kaki gunting seperti renang gaya samping.

Renang menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan sejak Olimpiade Athena 1896. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm 1912. Pada 1902, Richard Cavill memperkenalkan renang gaya bebas. Federasi Renang Internasional dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an. Pada awalnya, gaya kupu-kupu merupakan variasi gaya dada sebelum dianggap sebagai gaya renang tersendiri pada 1952.

Di Hindia Belanda, Perserikatan Berenang Bandung (Bandungse Zwembond) didirikan pada 1917. Pada tahun berikutnya didirikan Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Oost Java Zwembond) didirikan pada 1927. Sejak itu pula perlombaan renang antardaerah mulai sering diadakan. Rekor dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda.

Pada 1936, perenang Hindia Belanda bernama Pet Stam mencatat rekor 59,9 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas di kolam renang Cihampelas Bandung. Pet Stam dikirim sebagai wakil Belanda di Olimpiade Berlin 1936. Persatuan Berenang Seluruh Indonesia didirikan 21 Maret 1951, dan sebagai anggota Federasi Renang Internasional sejak tahun berikutnya. Perenang Indonesia ikut berlomba dalam Olimpiade Helsinki 1952.